Super Heroes Take Over Classic Album Covers!
In celebration of Record Store Day, here are six classic album covers reinterpreted by comic book superheroes! With Robins as The Ramones, Marvel ladies as Spice Girls and more, these record sleeves sure pack a lot of punch!
(Source: thedoctahh)
Saya terbiasa menjadi pendengar yang baik ya? Apa wajah diam saya ini tersirat “dongengin aku dong”?
Hmm.. Aku bs ngrasain menjadi pendengar yang baik. Mendengar cerita panjangmu sampai mendengar nafas tidurmu. :)
Iya, saya banyak kehilangan momen, kalau saya lihat foto-foto dokumentasi para teman di acara yang seharusnya saya ada di sana juga, lumayan sedih sih. Hehee. Kadang yang bikin miris itu kalau sudah ada di depan mata, tinggal satu langkah, namun tetap saja pada akhirnya tertinggal.
Saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan diam di kamar, tidur, kadang mencari hiburan dan teman di dunia maya, karena teman nyata saya sedang ‘bersenang-senang’.
Akan ada masanya, akan ada waktunya, nanti, entah kapan.
Saya akan melakukan camping tepat di atas tanah yang beratapkan langit luas berbintang, memakai mantel tebal dan bercakap dengan temaram api unggun.
Saya akan menyusuri sungai kecil berarus deras dengan kaki telanjang, menikmati setiap desiran air dingin yang melewati sela-sela jemari dan merasakan pijatan dari batu alamnya.
Saya akan .. yasudahlah. Cuma ingin outbond yang ada flying foxnya.
What if… Emang diatur kyk gt soalnya outbound yg skip itu ga begitu spektakular yg ditayangin d foto dan someday pas pertama kali ngrasain outbound yg beneran manteb. What if..
Sebaris kalimat seruan yang mungkin sering saya sampaikan kepada kamu. Minta tolong yang paling gratis dan menguji tingkat ketulusan menolong sesama umat. Bukan berarti saya tidak bisa berdoa lalu meminta tolong pada orang lain. Minta doa, bisa berarti minta dukungan, berbagi ketenangan jiwa yang didapat dari doa, dan juga dapat membuat kita menjadi makhluk yang saling mendoakan kebaikan satu sama lain.
Sering saya ucapkan ketika saya berada pada puncak kegelisahan. Saya akan menyebar kalimat seru ini berkali-kali. Sekedar mengingatkan dan memastikan agar mereka yang diberi amanah ini benar-benar telah mendoakan yang terbaik. Egois? Haha, bukan seharusnya. Kadang kalimat ini meluncur begitu saja untuk mengurangi ketengangan.
Selalu dibalas dengan senyum dan kata-kata pengikut penumbuh semangat. Menenangkan. Menyenangkan.
Terima kasih mungkin hanya sebuah balasan kata dari ucapan tersebut. Tapi balasan sebenarnya adalah ketika kita juga mendoakan hal baik kepada mereka. Siapapun mereka, doakan yang terbaik. Bagaimanapun mereka, doakan yang terbaik. Orang tua, keluarga, orang sekitar, baik yang baik maupun kurang baik untuk kita, doakan. Karena kita tidak tahu kapan .. kapan .. iya kapan apapun itu ada.
Kita seharusnya saling mendoakan. Terima kasih atas doa-doanya, terima kasih yang tidak pernah lupa mendoakan, dan terima kasih akan doanya yang belum kunjung putus hingga saat ini.
“Doain ya!” :)
High five! o/